
Tentang
Yayasan Konservasi Penyu Jawa Timur
Sejarah Kami.
Pada 2009, Pak Sutari dan keluarga mulai aktif melakukan penyelamatan telur penyu, namun masih sekitar Pantai Bajulmati. Bermula dari rasa kasihan melihat induk penyu bertelur yang masih sering mendapat gangguan akibat aktivitas di wisata pantai. Saat pertama kali melihat tukik menetas, semakin kuatlah rasa sayang dan ingin menyelamatkan.
2012, Bapak Sutari dan keluarga diprotes oleh beberapa warga akibat kegiatan penyelamatan penyu. Hal ini dikarenakan mulai diadakanya edukasi mengenai bahwa penyu merupakan satwa dilindungi. Sebagain warga merasa aktivitasnya terganggu, diantaranya perburuan telur penyu dan penyu tidak dapat dilakukan kembali, serta warga tidak dapat melakukan kegiatan massal seperti menyalakan sound system bervolume keras dikarenakan menganggu penyu dan tukik yang sedang ditetaskan.
Pada 2013 - 2018, awal mula bernama Bajulmati Turtle Conservation. 2018 akhir, berubah nama menjadi Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) karena fokus utama pada penyelamatan penyu (sea turtle).
Visi & Misi Kami
Menjadi pusat konservasi penyu di Malang Raya guna melindungi keanekaragaman hayati khususnya wilayah pesisir.
-
Menimbulkan kepedulian mengenai penyu serta ekosistem pantai dan laut pada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang ras, suku, agama dan budaya.
-
Melestarikan dan menjaga keseimbangan ekosistem program-program BSTC.
-
Menjadi lembaga percontohan dalam pengelolaan wisata berbasis Intregated Ecotourism (Wisata Bahari Terpadu) berlandaskan asas konservasi.
PARTNER KAMI.
Partner yang berkolaborasi dengan YKP Jatim adalah organisasi atau perusahaan yang memiliki visi dan misi yang sejalan dengan YKP Jatim dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Jawa Timur. Kolaborasi ini dilakukan untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.





